Wednesday, 1 August 2012

T-ara Nyaris Hancur, Core Contents Akhirnya Menyerah

Pemboikotan Diadem (penggemar T-ara) terhadap T-ara karena telah memecat Hwayoung jadi berita internasional. Pasti CEO Core Contents Media (CCM) Kim Kwang Soo, awalnya tak menyangka keputusannya mengeluarkan Hwayoung menjadi bola panas.

T-ara sudah berada di titik yang kritis setelah mendapat pemboikotan dari penggemar, seperti mengembalikan tiket konser, membakar album T-ara, dan meminta televisi mengeluarkan member Eunjung dari serial drama.

Sekadar diketahui, Kim mengeluarkan pernyataan resmi memecat Hwayoung melalui siaran pers pada 30 Juli kemarin. Dia kini melunak setelah melihat kenyataan para Diadem yang memanfaatkan "peralatan perang" jejaring sosial begitu efektif membuat situasi internal T-ara nyaris hancur.

Kim menulis pesan melalui akun Twitternya. "Hwayoung memiliki perilaku yang membuat sulit kondisi di Core Contents Media. Untuk alasan ini, saya menghentikan kontraknya. Bagaimana pun, jika Hwayoung meminta maaf atas reaksinya, saya membuka diskusi kemungkinan dia bisa balik lagi jadi member T-ara," kicaunya.

Lebih lanjut Kim mengungkapkan,"Sebelum itu terjadi, sangat penting dia menerima tanggung jawab apa yang telah dilakukannya."

Walau tertekan setengah hati menerima Hwayoung kembali ke T-ara, CCM terus saja mendapat serangan dari para fans dengan mengumbar bukti-bukti bahwa Hwayung telah di-bully oleh member lainnya.

CCM juga menyangkal pengakuan seorang penari latar yang menyebut Jiyeon pernah menampar Hwayoung. CCM menyebut pengakuan penari itu palsu.

Trainee Agensi CCM Bongkar Perilaku Buruk Jiyeon



Semakin memanasnya isu intimidasi yang dialami Hwayoung dalam girlband T-Ara, kini bukti terus bermunculan. Seorang netizens kini mengungkapkan perilaku member Jiyeon yang mem-bully Hwayoung.

Postingan itu sendiri diungkapkan oleh seorang trainee dalam agensi T-Ara, Core Contents Media (CCM). Dan seseorang yang enggan mengungkapkan identitasnya itu mengakui bahwa dirinya adalah trainee yang sudah 2 tahun bergabung di CCM. Berikut isi postingannya:

"Saya adalah seorang trainee yang sudah menjalani pelatihan dua tahun di bawah agensi yang sama dengan T-Ara. GM Media = Core Contents Media = mnet Media. Saya memutuskan untuk menulis ini lantaran kecewa dengan insiden T-Ara akhir-akhir ini. Dan ini adalah kata terakhir saya. Saya akan berhenti menjadi trainee lalu menghilang," seperti dilansir soompi.com.

Trainee itu melanjutkan, "Hwayoung memulai debut pada 3 Desember 2010, dan saya menjadi trainee pada 18 April 2010. Jika kalian datang ke sini, kau akan merasa kacau seumur hidupmu. Ketika salah satu hari di mana T-Ara tidak latihan, mereka datang ke ruangan pelatihan kami. Hyomin mengumpulkan semua trainee dan grup yang akan debut serta meminta kami untuk mengenalkan diri," paparnya.

"Saya masih mengingat jelas peristiwa itu. Seseorang mengatakan bahwa Yeol Hyul Kang Ho (mantan member Co-Ed School) dan Jiyeon sedang berkencan. Lalu Jiyeon berteriak pada saya, 'Berapa umurmu?' 'Di mana kau tinggal?' 'Apakah kau merokok?' 'Apakah kau memiliki kartu identitas?' Saya lalu memberitahu usia, di mana saya tinggal, dan saya tidak merokok serta minum minuman keras. Lalu member T-Ara bersamaan mengucapkan, 'Apa~~keren," jelas trainee itu,

"Lalu Jiyeon berkata dengan sangat keras, 'B*itch sepertimu tidak merokok? Bodoh. Ayo kita ajak dia ke sebuah klub malam ini....Kita harus memperlihatkan perilaku kita di depan selebritis lain!' Dan kemudian Jiyeon memukul saya dengan heels sepatunya, bahkan saya masih memiliki bekas lukanya sampai sekarang." tutupnya.

Sc. Soompi

Foto Ciuman Hyomin T-ara Beredar



Kontroversi yang menyelimuti T-ara tidak hanya berkutat seputar dugaan bullying yang terjadi pada Hwayoung hingga menyebabkan member tersebut keluar. Kini foto ciuman Hyomin dengan mantan kekasihnya semakin menambah rumit suasana.

Seperti dilansir soompi.com, Senin (30/07), foto yang diberi judul 'Foto predebut Hyomin dengan mantan pacar terungkap!' diposting di komunitas online. Foto tersebut dilaporkan diambil ketika Hyomin masih SMA.

Nampak dalam foto, penyanyi tersebut tengah berkencan dengan sang pacar. Mereka melakukan selca di jalan, dan seolah membuat album foto bersama di satu ruangan. Dalam salah satu foto, terlihat mantan kekasih ini berciuman di samping sungai Han.


Hyomin dikenal sebagai ulzzang (sosok cantik/tampan di dunia maya) ketika belum debut dengan T-ara. Mantan kekasihnya saat itu dilaporkan juga merupakan seorang ulzzang.

Namun fans mempertanyakan waktu pengungkapan dari foto tersebut. Seolah mencoba memancing di air keruh, foto tersebut diungkap beberapa saat sebelum pengumuman resmi keluarnya Hwayoung dari grup. Beberapa pihak menyebut ini ulah fans Hwayoung sebagai bentuk protes mereka terhadap T-ara.

Saksi Bantah Pernyataan CCM Tentang Sikap Buruk Hwayoung

Kontroversi kasus Hwayoung T-ara semakin memanas. Satu orang saksi akhirnya angkat bicara, dan membantah pernyataan CEO Core Contents Media tentang sikap buruk Hwayoung di acara Music Bank.

Menurut laporan yang dirilis oleh OBS, Selasa (31/07), benar adanya bahwa Hwayoung meninggalkan kruk yang harus menyangga tubuhnya ketika tengah syuting Music Bank di stasiun KBS. Namun sebelum insiden itu, Hwayoung terlihat menangis di depan ruang ganti grup karena tidak bisa masuk.


"Situasi yang sebenarnya berbeda dari apa yang disampaikan CEO Kim Kwang Soo dalam press release. Sebelum Hwayoung membuang kruk yang ia pakai dan menolak untuk naik panggung, penyanyi itu menangis di hall. Ia tidak bisa masuk ruang ganti, dan orang lain termasuk beberapa artis serta kru melihat kejadian tersebut," ungkap perwakilan industri tersebut seperti dilansir allkpop, Rabu (01/08).

Kasus Hwayoung ini awalnya mencuat pasca tweet dari beberapa member T-ara yang seolah ditujukan untuk Hwayoung, Jumat (27/07). Hwayoung dianggap kurang bekerja keras dan tidak memiliki tekad ketika mereka tengah konser di Budokan. Permasalahan tersebut lantas semakin membesar karena munculnya isu bullying yang dilakukan member T-ara.

Penari Bocorkan Hwayoung Pernah Ditampar Jiyeon

Seperti sinetron saja “tragedi” pemecatan Hwayoung dari member T-ara pada 30 Juli kemarin oleh Core Contents Media (CCM) jadi tegang situasinya.

Sampai kini seperti perang terbuka di dunia maya antara pendukung Hwayoung, dan pendukung pemecatan Hwayoung dari T-ara.

Tiba-tiba seorang netizen yang mengaku mantan penari latar T-ara pernah melihat Hwayoung pernah tampar personel Tara lainnya, Jiyeon.

Dia adalah penari yang tergabung dalam Hot Chick, biasa jadi penari tambahan untuk T-ara. Selain itu dia pernah jadi penari Davichi, KARA, Brown Eyed Girls, Rainbow Pixie, dan banyak lagi.

Lalu dia juga menceritakan Hwayoung pernah mendapat perlakuan kejam dari member Jiyeon dan Soyeon. Mereka, kata penari ini, sempat mengejek bahkan Jiyeon menampar Hwayoung saat menjalani tur di Jepang. Gara-garanya, Hwayoung tidak mengerjakan secara baik tarian di atas panggung.

“Karena itu, Jiyeon dan Soyeon kemudian mengejek, dan berkata dengan sinis, ‘Karena kamu sudah memutuskan untuk bergabung, kamu harus bekerja sedikit lebih keras,” cerita penari.

Dia melanjutkan, saat itu Hwayoung jadi tertekan, dan memperlihatkan ekspresi tidak nyaman di raut wajahnya.

“Jiyeon yang melihat itu kemudian menampar Hwayoung di pipi dan berkata dia (Hwayoung) datang paling buncit ke grup yang sudah didirikan. Dia (Hwayoung) harusnya bersikap bijak dan berlatih tanpa ekspresi seperti itu di wajahnya,” lanjutnya.

Setelah insiden penamparan itu, kata dia, member T-ara lainnya bukannya menghibur justru mengucilkannya.

Pembelaan terhadap Hwayoung bukan hanya dari mantan penarinya saja, para Queen (penggemar T-ara) banyak yang marah dan meluapkan emosi membakar album T-ara. Melakukan pemboikotan terhadap konser T-ara, hingga minta Eunjung dikeluarkan dari semua serial drama Korea. Seperti dilansir Allkpop.

Petisi Bubarkan T-ara Sudah Lampaui 100 Ribu Tanda Tangan

Salah satu Queen (penggemar T-ara) yang berinisiatif mengkampanyekan "bubarkan T-ara" melalui internet, sudah berhasil meraih 100 ribu tanda tangan petisi dari penggemar lainnya.

Kumpulan tanda tangan ini digunakan untuk memukul balik keputusan CEO Core Content Media (CCM) Kim Kwang Soo, yang sudah memecat Hwayoung, pada 30 Juli kemarin.

Petisi yang diberi tajuk "Pembubaran T-ara" berisikan kata-kata provokatif, di antaranya T-ara tidak tampil serius sejak awal berdiri, dan lirik lagunya banyak menjiplak penyanyi lain.

"Mereka (T-ara) jelas tidak memiliki tekad menjadi penyanyi yang baik. Selain itu, mereka grup jahat yang coba berpartisipasi, mencoba lolos, dan memaklumi perilaku intimidasi," kata dia, seperti dikutip dari Allkpop.

Maklum, dia melakukan kampanye demikian karena beberapa fakta yang didapat penggemar, Hwayoung terbukti banyak menerima bullying dari member lain. Namun, justru dipecat karena alasan bisa merusak kerja sama tim.

Selain itu, fans club lainnya membuat kampanye "Kami Minta T-ara Mengatakan yang Sebenarnya" atau T-Jinyo. Petisi ini telah mengumpulkan anggota sekira 300 ribu orang. Sepertinya ini akan jadi pukulan telak bagi CCM, juga nama besar T-ara.

Karena banyak fans yang berubah jadi antifans, Kim berubah pendirian siap menerima kembali Hwasoung dengan syarat meminta maaf secara tulus. Upaya meredam kemarahan Queen itu tak menyurutkan tanda tangan petisi yang kian jam bertambah terus.

Sementara itu, ada saksi mata seperti yang dilaporkan OBS yang bisa mematahkan opini CCM yang telah mengatakan alasan pemecatan Hwayoung terkait dengan sikapnya saat berada di KBS Music Bank telah menolak tampil dan sempat melemparkan tongkat hingga berteriak mengancam manajer.

Saksi mata itu menulis,"Sebelum Hwayoung melemparkan tongkatnya dan menolak tampil di panggung, dia sudah menangis lebih dulu. Dia menangis di lorong di stasiun KBS dan tidak bisa masuk ke dalam ruang tunggu. Banyak orang termasuk artis dan perwakilan menyaksikan adegan itu.”

Kontrak Iklan T-ara Diputus Akibat Kasus Bullying Hwayoung

Dugaan kasus bullying yang menyeret girlband T-ara berakibat buruk bagi citra sekaligus pendapatan mereka. Beberapa iklan yang sebelumnya menggunakan jasa girlband ini, mulai mempertimbangkan kemungkinan lain dan bahkan ada yang memutus kontrak.

"Meski kami memiliki kontrak dengan Eunjung sebagai model KDB Dae Woo Securities, kami memutuskan mengganti Eunjung dengan model lain," ungkap KDB Daewoo Securities.

Selain itu, perusahaan kosmetik Tony Moly mengumumkan mereka bakal mencabut semua poster dan iklan yang memakai jasa T-ara secepat mungkin, dan tidak memperpanjang kontrak dengan T-ara setelah bulan Agustus.

"Setelah pengumuman resmi T-ara, kami mendapat komplain dari organisasi dan orang tua siswa. Mereka mengancam akan memboikot jika tetap bekerja dengan T-ara, karena dianggap mempromosikan bullying," ungkap perwakilan Tony Moly.

Situasi lebih rumit dialami brand Wild Rose yang mengikat T-ara hingga bulan Maret tahun depan. Mereka tengah menunggu perkembangan kasus dan bakal segera merilis statement resmi dalam waktu dekat mengenai kerja sama dengan T-ara.

Sc. Soompi