Showing posts with label Cita Rasa. Show all posts
Showing posts with label Cita Rasa. Show all posts

Friday, 15 July 2016

PUDING LUMUT

Hello readers,

Sebelumnya aku mau ngucapin minal aidin walfaizin, mohon maaf lahir batin ya bagi seluruh readers yang beragama muslim. Maaf kalo ada postingan yang mungkin bisa bikin tersinggung atau nggak nyaman. Namanya juga manusia pasti banyak salahnya ya apalagi aku kalo ngomong kadang suka ngasal , jadi sekali lagi mohon maaf ya kalo Rin ada salah.

Akhir akhir ini aku ngeliat banyak banget temen temen di instagram yang posting pudding lumut. Kok kayaknya ngetren banget ni pudding. Bentuknya juga lucu ada kruwel kruwelnya yang mirip lumut. Mungkin itu kali ya makanya di sebut pudding lumut. Karena penasaran aku akhirnya searching cara pembuatannnya. Yang paling penasaran sih gimana cara bikin kruwel kruwelnya itu.

Ternyata cara bikinnya mudah kok, jadi bikinnya mirip pudding santan Cuma bedanya ini di tambah telur. Untuk selengkapnya au jelasin di bawah ya.

Bahan : 1 bungkus agar agar plan warna putih ( merk terserah)
1 butir telur
2 bungkus santan instant ( kalo mau pake santan peras juga ga masalah, bebas )
gula pasir secukupnya ( sesuai selera )
15 daun pandan
air ( untuk takaran sesuaikan dengan petunjuk di bungkus agar agarnya ya, karena setiap merek jumlah takaran airnya beda , misal aku pake HOKIKU membutuhkan 600ml)





Cara membuat :

  1. blender daun suji dengan sedikit air ( ambil dari air dalam takaran, biar nanti tidak terlalu encer)
  2. kocok telur bersama santan, tambahkan perasan jeruk nipis atau lemon fungsinya biar ga amis.
  3. campur gula , agar agar, air dan air daun suji di atas api sedang , aduk aduk sampai mendidih.
  4. masukkan adonana telur dan santan ke dalam adonan agar agar. Aduk sampai mendidih.
  5. jika sudah mendidih, kecilkan api dan berhenti diaduk. Karena saat ini lumut telah terbentuk. Biarkan sekitar 2 menit lalu matikan kompor.
  6. diamkan 2 menit dan pudding siap di cetak.
  7. diamkan di lemari es sampai pudding mengeras.


Tada.. jadi deh pudding lumutnya.


 

Thursday, 17 July 2014

MIE AKHIRAT : Nikmatnya Surga, Pedasnya Neraka






Hai Reader…

Aku kembali dengan info kuliner ni. Kali ini aku akan mereview tentang Mie Akhirat.
Letak kedainya ada di Jl. PROGO, 10 Surabaya, Sebelah Taman Bungkul. Bagi yang sering ke Taman Bungul, jangan lupa mampir ke kedai Mie Akhirat.

Seperti slogannya ‘ Nikmatnya Surga , Pedasnya Neraka’ , Mi Akhirat ini menawarkan 2 menu utama yakni Mie Surga dan Mie Neraka, serta beberapa pilihan menu lainnya seperti ramen akhirat, sup ceker, dll. Tapi aku akan membahas Khusus menu utama aja ya.

Mie Surga-nya berwarna putih. Mungkin warna ini dipilih karena hanya orang orang yang berhati suci ( putih) yang bisa masuk surga. Unik juga ya filosofinya. Tapi dari segi rasa, ga ada yang special dari Mie Surga ini. Rasanya seperti mie ayam biasa. ga senikmat slogannya kok.





untuk Mie Neraka-nya sendiri lumayan lah. Mie Neraka ini sejenis Mie Setan, Mie yang rasanya pedes banget gitu. tapi kita bisa pilih sendiri kok level kepedasannya. Level 1nya setara dengan 1 sendok sambal. Untuk tiap level dari makanan yang dipesan dikenakan biaya. Untuk level 1-2 dikenakan biaya tambahan Rp. 1000 , level 3-4 dikenakan biaya tambahan Rp.2000, level 5-6 Rp. 3000, level 6-7 Rp. 4.000 , level 8-10 Rp. 5.000. Rasa pedasnya juga masih dibilang aman kok, ga terasa sengak dan ga bikin mules ( mungkin karena aku pilih level standar kali ya – level 5 )








 


Uniknya Mie Neraka ini adalah warna mienya yang berwarna hitam. Sesuai lah dengan namanya, warna hitam seperti kelamnya neraka. Warna hitam ini berasal dari merang padi yang di campurkan ke dalam adoan pembuat mienya. Rasanya unik, sedap kalo kata orang Jawa, mie nya seperti ada sensasi di panggangnya.

Someday aku pengen coba Ramen akhiratnya, sebenarnya pengen coba sekalian tapi sayangnya perutnya uda ga muat, jadi lain kali aja.

Overall, aku suka , mie Nerakanya enak, walo Cuma sekedar enak bukan yang enak banget. Aku kasih angka 7 dari 10.


Usai maka di kedai Mie Akhirat , sekalian yuk jalan jalan ke Taman Bungkul..







Sunday, 1 December 2013

CUMI PEDAS SAUS TERIYAKI



Cumi Pedas Saus Teriyaki

Kita cumi nya minimalis aja ya, hehe
Bahan :
Cumi 0.5 kg
1 bungkus saus teriyaki

Bumbu :
1 siung bawang Bombay
3 siung bawang putih
3 siung bawang merah
8 cabai rawit
2 cabai merah
3 butir tomat ukuran sedang
Kecap manis secukupnya
Garam secukupnya
Air secukupnya ( jika ingin berkuah)

Cara membuat:
1.       Iris bumbu
2.       Tumis bawang merah, bawang putih, dan bawang Bombay sampai wangi
3.       Masukka cabai rawit da cabai merah
4.       Masukkan cumi
5.       Masukkan air secukupnya
6.       Masukkan tomat, garam, saus teriyaki dan kecap manis secukupnya
7.       Masak kurang lebih 8 menit, angkat
8.       Hidangkan

Gampang kan 

Sunday, 17 November 2013

Tahu isi telur puyuh





Bahan : 1 buah tahu
            telur puyuh
            minyak goreng 
           
Bumbu : 4 siung bawang merah
             3 siung bawang putuh
             merica bubuk ( sesuai selera
             garam secukupnya
             
Cara membuat :
1. Rebus telur puyuh
2. Haluskan bumbu
3. Haluskan tahu, campur dengan bumbu
4. Bentuk bulatan lalu isi dengan telur puyuh di dalamnya.
5. Goreng sampai matang

Tahu isi telur puyuh telah siap disajikan , 
1 porsi 7 buah










Saturday, 22 June 2013

Seperti Apa Sih Menu Sarapan Sehat A la Orang Korea?

Saat memulai hari, sarapan merupakan suatu hal yang wajib dilakukan agar terhindar dari rasa lelah atau bahkan lemas akibat tak memiliki tenaga yang cukup. Hal ini lah yang juga menjadi kebiasaan di beberapa negara-negara, salah satunya adalah Korea. Negara yang kini tengah mendunia ini memiliki menu sarapan sehat tersendiri bagi para warganya. Yuk, intip seperti apa menu sehat tersebut:



1. Menu Tradisional
 
Orang Korea terbiasa makan menu lengkap yang terdiri dari nasi, sup, daging, dan lauk pauk pendamping lainnya. Satu set menu lengkap ini terdiri dari Galbi (iga panggang), Kongnamul Bab (nasi dengan tauge), Spicy Seafood Salad, Oi Naengguk (sup mentimun dingin), dan Moo Saengchae (kimchi dari lobak yang diiris-iris). Bisa disajikan dengan Seolleotang, sup tulang sapi yang kenta
 
2. Roti, Buah, & Telur
 Orang Korea sangat suka makan telur saat sarapan. Namun, sepertinya mereka juga dipengaruhi oleh sarapan bergaya barat. Mereka menyajikan telur mata sapi dengan roti dan buah-buahan sebagai menu sarapan. Kadang juga ditambahkan dengan mentega rasa strawberry.

3. Telur dan Tofu
 Telur untuk sarapan juga disajikan sebagai omelet dengan sayuran sebagai isian. Omelet telur ini disajikan bersama tofu berbumbu kecap, nasi putih yang dicampur dengan kacang merah dan hitam, Kaktugi (kimchi dari lobak yang dipotong kotak-kotak), dan salad Korea.


4. Gaeran Toast U
 
 Gaeran Toast atau Gaeran Tost-U adalah sandwich panggang ala Korea. Sandwich ini biasanya dijual di kios-kios kaki lima. Sandwich ini sangat cocok untuk orang yang sedang terburu-buru tapi tetap ingin sarapan. Isi dari Gaeran Toast-U  seperti sandwich Amerika. Ditambah kubis dan sedikit gula sebagai penyedap rasa.


5. Kimbap
 

Kimbap adalah salah satu menu simpel di Korea yang juga pas jika kita sedang terburu-buru dan tak sempat sarapan. Mirip seperti sushi, Kimbap merupakan nasi yang digulung rumput laut yang diisi oleh sayuran, telur, dan sosis panjang yang kemudian dipotong-potong. Kimbap juga biasa dijual di kios-kios kaki lima. 

Thursday, 24 January 2013

BOLA BOLA TAHU BIHUN






Ceritanya nie, bikinnya cuma  iseng. Libur panjang ga tahu mau ngapain. maen internetan terus, bosen. Mau tidur tiduran apa lagi. Mau hang out juga males. Trus waktu lihat tahu di dalam kulkas, terbesit aja ide buat nyoba bikin masakan baru dan jadilah...Bola Bola Tahu Bihun...

Bikinnya juga gampang kok siapin aja

Bahan :
1. Tahu
2. Bihun
3  Kornet sapi
5. Air secukupya
6. Minyak untuk menggoreng
7. Tepung bumbu kentucky (merk terserah)

Bumbu :
1. 4 siung bawang merah
2. 4 siung bawang putih
3. cabe rawit ( sesuai selera deh)
5. garam secukupnya

Cara Membuat :
1. Panaskan air sampai mendidih lalu angkat
2. Rendam bihun kedalam air yang mendidih tadi
3  Sambil menunggu bihunnya layu (??) uleg bumbu sampai halus
4. Bersihkan tahu, lalu hancurkan.
5. Campurkan tahu dan bihun dengan perbandingan 2:1
6. Masukkan bumbu dan  kornet (banyaknya kornet sesuai selera ya) ke dalam campuran tahu dan bihun, aduk sampai rata.
7. Bentuk adonan menjadi bulat-bulat.
8. Gulingkan bola tahu ke dalam tepung bumbu
9. Goreng bola tahu sampai berwarna kecoklatan.

Dan taraa..... Bola Tahun Bihun siap disajikan







Nb. Maaf ya kalo garnisnya ga nyambung, hehe..abis ga nemuin apa apa untuk hiasan jadi metik bunga aster ja di pot >,<

Saturday, 29 September 2012

Sekilas Mengenai Hari Raya Chuseok

Chuseok  adalah salah satu dari empat hari libur besar yang dirayakan di Korea.

Chuseok kadang-kadang disebut sebagai 'Korean Thanksgiving', 'Hangawi', 'Jungchujul', atau 'Gabe' dan dirayakan pada bulan purnama terang tahun ini, yang terjadi pada tanggal 15 bulan kedelapan pada kalender lunar ,antara September hingga awal Oktober di kalender matahari. Tidak seperti masyarakat Barat, Korea masih menggunakan kalender lunar untuk tanggal penting, sehingga banyak liburan mereka yang berpusat di sekitar bulan dan siklus nya.

Untuk 2012, hari Chuseok jatuh pada 30 September, dan pada tahun 2013, liburan akan dirayakan pada tanggal 19 September. Chuseok dasarnya adalah perayaan panen yang baik

Untuk merayakan panen yang sukses,  semua keluarga akan berkemas dan pulang ke kampung halaman leluhur mereka dan 'bon-ga' (langsung diterjemahkan ke 'rumah utama', tapi biasanya rumah tertua atau kepala rumah tangga, misalnya , kakek-nenek, orang tua), di mana mereka akan berdandan dalam pakaian tradisional, memasak makanan lezat, dan memberikan penghormatan kepada leluhur mereka.

Seperti Anda mungkin telah tahu, menghormati orang tua adalah sifat yang sangat penting bagi Korea. Chuseok bukan hanya sekedar perayaan pesta, karena ada tiga tugas utama yang harus diselesaikan:

1. 'bulcho': yakni membersihkan makam anggota keluarga dari kotoran dan rumput yang telah tumbuh sepanjang musim panas.

Ini merupakan tugas yang sangat penting bagi keluarga karena Korea (dan masyarakat Asia pada umumnya) menempatkan banyak penekanan pada kehormatan publik.

Kotoran dengan rumput yang masih tumbuh di sekitar kuburan mereka setelah liburan Chuseok akan membuat orang lain menganggap bahwa mereka memiliki anak tak berguna, dan dianggap memalukan bagi keluarga.

2. 'sungmyo': Menghormati kuburan, sering dalam bentuk membungkuk sujud dan menawarkan alkohol, buah-buahan, daging, dan shikhye.


   
3. 'charye': Mengatur meja makanan yang ditawarkan kepada leluhur di rumah. Ada beberapa langkah teliti agar dilakukan dengan  benar, seperti menyalakan lilin sebelum alkohol dituangkan dalam tepat tiga cangkir yang berbeda dan membungkuk dua kali setelah itu. Setiap hidangan juga memiliki area spesifik dari di meja.

-

Setelah tugas selesai, saatnya untuk bermain. Permainan ini sudah ketinggalan jaman dan keluarga biasanya akan berkumpul untuk hanya ngobrol-ngobrol dan minum setelah makan malam atau bermain go-stop, tapi mereka masih sering dipamerkan di acara-acara publik.

  
1. 'kangkangsullae': Sebuah permainan khusus untuk wanita, di mana beberapa wanita akan berkumpul di bawah bulan dan menari dalam lingkaran sambil berpegangan tangan.

2. 'sonori' / 'geobuknori': Dua orang akan melemparkan pada cape yang terbuat dari hanji (kertas tradisional Korea yang terbuat dari pohon murbei) dan berjalan di sekitar kota dengan topeng sapi atau kura-kura, pergi dari rumah ke rumah, meminta makanan . Makanan akan sering dibagi kepada keluarga yang tidak mampu merayakan Chuseok.

Lainnya termasuk gulat, tarik tambang, dan panahan.


 Songpyeon adalah salah satu makanan yang melambangkan Chuseok, seperti halnya lebaran dengan ketupat. Makanan ini terbuat dari beras yang baru dipanen.Ini adalah  kue beras berbentuk bulan sabit kecil yang berisi kacang merah baik, chestnut, jujubes, wijen bubuk, atau hanya gula merah.

Ketika Anda membuat songpyeon, Anda harus membuat keinginan Anda selagi anda mengisinya dan hati-hati melipatnya menjadi bentuk sabit sehingga keinginan Anda tidak jatuh keluar. Para tetua  sering  membentuknya secantik mungkin, karena ada yang mengatakan bahwa kalau Anda membentuk songpyeon dengan
cantik, maka kelak putri Anda akan cantik pula .




Tuesday, 11 September 2012

Bulgogi


Karena tempo hari aku sempet nyicipin makanan yang satu ini, hari ini akan mengulas tentang masakan khas korea satu ini ^^

Bulgogi (bahasa Korea: 불 api, dan 고기 daging) adalah masakan daging asal Korea. Daging yang digunakan antara lain daging sirloin atau bagian daging sapi yang bagus.

Bumbu bulgogi adalah campuran kecap asin dan gula ditambah bumbu lain bergantung pada resep dan daerahnya di Korea. Sebelum dimakan, daun selada digunakan untuk membungkus bulgogi bersama kimchi, bawang putih, atau penyedap lain sesuai selera.

Di Jepang, makanan yang sejenis disebut Yakiniku. Dibandingkan dengan Yakiniku, bumbu daging untuk bulgogi dibuat lebih manis. Air pada bumbu cukup banyak sehingga daging tidak dipanggang di atas plat besi (teppan), melainkan di atas panci datar.

CARA MEMBUAT BULGOGI

Hidangan panggang khas Korea ini biasa disantap langsung selagi hangat dari panggangannya. Bumbu kecap dan buah pir yang legit membuat rasa daging makin enak. Irisan daging biasanya direndam lebih dari 3 jam agar rasanya makin sedap!

Bahan:
500 g daging has sapi sedikit berlemak, iris melintang tipis
1 sdm minyak wijen
2 sdm bawang bombay parut
100 g buah pir, parut
Bumbu perendam:
200 ml Kecap asin
1 sdm gula pasir
2 siung bawang putih, parut
½ sdt merica bubuk
1 batangdaun bawang, iris halus
1 sdm lobak parut
½ sdt jahe parut
2 sdm biji wijen

Cara membuat:



  • Bumbu : Semua bahan kecuali minyak wijen, rebus sampai mendidih selama 5 menit.
  • Angkat, saring dan dinginkan
  • Tambahkan bawang bombay, pir dan minyak wijen. Aduk rata.
  • Rendam irisan daging dalam bumbu selama minimal 3 jam atau lebih. Sebaiknya simpan dalam lemari es sampai daging berwarna kecokelatan
  • Panaskan wajan bulgogi atau wajan lain.
  • Masak tiap iris daging hingga kecokelatan dan agak kering.
  • Angkat dan sajikan hangat.
Untuk 6 orang

Kalori : 1198.95 kkal - 199.82 kkal/porsi
Protein : 100.13 gr - 16.68 gr/porsi
Karbohidrat : 26.53 gr - 4.42 gr/porsi
Lemak : 75.76 gr - 12.63 gr/porsi
Serat : 35.125 gr - 5.858 gr/porsi


Kona Beans Coffe Shop, Kafe Milik Keluarga Suju

Apapun yang berhubungan dengan Super Junior alias Suju memang selalu menarik perhatian fans-nya. Baru-baru ini yang menjadi perbincangan para ELF, julukan untuk penggemar Suju, adalah Kona Beans Coffe Shop yang dimiliki oleh ibu dari 3 anggota Suju yakni ibu Sungmin, Kyuhyun dan Leeteuk.



Sambutan hangat penggemar Suju sebenarnya sudah terjadi jauh sebelum kafe ini resmi dibuka. Beberapa hari sebelumnya, Leeteuk menulis status di akun twitternya perihal Kona Beans Kafe. Dia menuliskan “tanggal 22 kemarin, ibuku, ibu Sungmin dan ibu Khyuhyun akan membuka cofee shop. Aku satu-satunya orang yang tidak tahu rencana ini. Katanya mereka akan membuka kafe itu di Apgujung”. 
Update ini tentu saja mengundang mention yang bertubi-tubi dari ELF. Bahkan ada yang bertanya “Kalau kita pergi kesana, apakah Leeteuk oppa akan membuatkan kita kopi?”.
 
Kafe yang berada di Sinsa-dong, Gangnam-gu, Seoul ini menjadi salah satu destinasi utama para Everlasting Friend yang ingin melihat dari dekat hal kecil yang terkait dengan kehidupan anggota Suju. Kona Beans yang merupakan franchise coffe shop dari Amerika ini dibuka pada bulan Januari lalu. 
Daya tarik utama kafe ini adalah karena kita mungkin beruntung akan bertemu satu atau dua personel Suju yang sedang singgah. Harapan itu bukanlah tidak mungkin terjadi karena beberapa fans Suju sempat berhasil mendapatkan foto saat Leeteuk berbincang dengan ibu Kyuhyun di kafe. Tidak itu saja, beberapa kali Sungmin juga bertandang ke kafe ini dan berbincang dengan ibunya. Bahkan, beberapa ELF yang datang ke Kona Beans berharap adanya kejutan personel Suju yang mengantar pesanan pengunjung ke meja mereka.
Asesoris yang berhubungan dengan Suju juga terpasang di kafe ini seperti foto Khuhyun dan Sugmin yang menempel di papan pesan cafe Kona Beans. Oya, adik laki-laki Sungmin, Sungjin juga menjadi kasir di Kona Beans. Setidaknya jika Anda tidak bisa bertemu dengan Sungmin, kita bisa berfoto bersama dengan Sungjin, ibu Sungmin, Kyuhyun dan Leeteuk. Ibu tiga personel Suju ini memang terjun langsung mengurusi kafe. Mereka juga bersedia melayani para fans yang menginginkan foto bersama dengan mereka. Terbukti beberapa ELF sempat mengunggah foto itu di dunia maya. Menyenangkan bukan?
 
 
 

Sunday, 2 September 2012

Hangwa Oleh-oleh yang Pantas dibawa Pulang

Mayoritas makanan-makanan di Korea Selatan tidak hanya mementingkan citarasa namun juga kesehatan. Itu mengapa takaran masing-masing racikannya diperhitungkan dengan matang. Begitu juga dengan Hangwa, biskuit tradisional Korea. Hangwa, adalah salah satu makanan sehat yang terbuat dari produk pertanian yang cara penanamannya bebas dari bahan kimia. 
Bahan baku utama Hangwa adalah gandum, madu, biji-bijian seperti kacang pinus, wijen, walnut, kenari dan jujube. Hangwa tidak diproses dengan pengawet apapun namun tidak mudah basi dan gizinya lebih baik daripada cookis. Membuat Hangwa memang membutuhkan waktu yang lama dan keterampilan memasak yang tidak sembarangan. Hangwa selalu disajikan dengan berbagai warna dan bentuk. Untuk memberikan efek warna yang baik, masyarakat Korea Selatan biasanya menggunakan pewarna alami, sedangkan untuk mempercantik Hangwa, mereka memakai kacang pinus.
 
 
Menurut beberapa buku sejarah Hangwa atau biskuit tradisional ini pada era Tiga Kerajaan digunakan untuk persembahan kurban pada leluhur Kerajaan Suro. Peringatan leluhur tersebut diselenggarakan pada musim dingin dimana tidak ada buah segar yang tumbuh. Sehingga mereka membuat Jogwa atau buah buatan yang dibuat dari bubuk gandum dicampur madu. 
Masyarakat Korea percaya bahwa Hangwa sudah dikenal sejak jaman Periode Tiga Kerajaan karena bahan-bahan untuk membuat biskuit ini termasuk kedalam isi hadiah pernikahan Raja Silla pada 683 SM. Pada periode Goryeo, pemeluk agama Buddha dilarang membunuh hewan dan memakan daging sehingga Hangwa menjadi salah satu sajian utama saat itu. Tradisi minum teh juga turut menyumbangkan popularitas Hangwa. Biskuit yang populer pada masa itu adalah Yumilga yang merupakan nasi goreng dilapisi madu. Pada Periode Joseon (1392-1910) item-item baru dari Hangwa mulai muncul. 
Menurut catatan sejarah, setidaknya ada 254 jenis Hangwa yang dikenal pada masa itu. Pada era modern setelah era kerajaan berakhir, popularitas Hangwa mulai tergusur kalah terkenal dengan biskuit-biskuit yang berasal dari Barat dan adanya penjajahan Jepang. Biskuit-biskuit dari Barat terbuat dari tepung gandum, susu, gula dan bahan-bahan lain yang relatif tidak dikenal di Korea Selatan. 
Kini, Hangwa mengalami masa kebangkitannya, terutama setelah tahun 1945. Hangwa tidak hanya sebagai makanan khusus pada acara festival atau perayaan namun juga dikonsumsi sehari-hari.
 
Oya, Hangwa memiliki bermacam-macam varian. Ada Maehwa Sanja yakni madu yang dilapisi beras dengan aprikot. Hangwa jenis ini merupakan salah satu biskuit yang paling populer. Karena cara pembuatannya membutuhkan waktu yang lama dan warna serta teksturnya yang indah, Maehwa Sanja disebut sebagai “bunga hangwa”. 
Selain itu ada Yagwa yang terbuat dari tepung beras, diulen dengan minyak wijen, dicetak berbentuk bunga lalu digoreng. Setelah itu dicelup madu, sari jahe, arak dan ditabur bubuk kulit manis. 
Gangjeong adalah Hangwa yang berukuran kecil yakn seukuran jari, renyah, dan kopong ditengahnya. Terbuat dari tepung beras ketan yang diulen dengan arak dan air lalu dikukus. Dipotong antara 4-5 cm lalu digoreng. Setelah itu dicelup dalam madu, ditabur wijen dan biji-bijian.
 Lalu, Dasik, yakni kue tepung beras yang diulen dengan madu ditambah serbuk sari lalu dicetak. 
Ada juga yang bernama Yaksik atau Yakbap, yakni kue tepung beras ketan yang dicampur kacang, minyak wijen, madu, kecap, gula lalau dikukus dengan jujube, kastanye, kacang cemara sampai kecoklatan. 
Hangwa kini menjadi salah satu alternatif oleh-oleh yang dibawa para turis sebagai bingkisan untuk kerabat di rumah. Harga sekotak Hangwa bervariasi mulai dari 10.000 Won sampai 80.000 Won. 
Meskipun agak mahal, namun rasanya lezat dan menjadi ciri khas kudapan Korea. Dalam satu kotak tersebut Anda sudah bisa merasakan berbagai jenis Hangwa dengan bentuk dan warna yang beraneka ragam.  Anda bisa membeli Hangwa di pusat-pusat perbelanjaan Korea Selatan