Showing posts with label AMAZING BOOK. Show all posts
Showing posts with label AMAZING BOOK. Show all posts

Friday, 28 November 2014

THE HUNGER GAMES : MOCKINGJAY PART1



Hello Readers…

Setelah setahun nunggu, akhirnya Mockingjay Part 1 rilis juga…. Horray!!!

Emang selalu bikin excited kok kalo seriannya The Hunger Games ini keluar, uda ngefans dari awal. Padahal tahun lalu sempet ketar ketir takut kalo nanti saat Mockingjay rilis aku uda hamil trus ga bisa nonton. Aku juga ga tahu kenapa au bisa mikir kayak gitu. Ya, emang aneh si aku, hehe.


Oke balik lagi ke Mockingjay.

Setelah endingnya di Cathing Fire ( Reviewnya silakan klik DISINI ) Dimana Katniss di selamatkan di Quartel Quell dan dibawa di distrik 13 yang orang orang pikir sudah dimusnahkan tapi ternyata masih ada, disana katniss akhirnya mau menjadi seorang Mockingjay – simbol revolusi- oleh presiden Coin. Untuk itu Katniss harus membuat vidio propaganda yang disebut propo untuk menghimbau district lainnya untuk ikutan melawan Capitol.



Di dukung oleh Plutarch, Effie, Haymitch dan Gale, Katniss mengunjungi district yang uda di bom oleh Capitol ( termasuk district 12) dan bikin vidio disana untuk ditayangkan di district district yang lain. Dan ternyata propagandanya memang berhasil. District lain jadi berani untuk melawan Capitol.




Sementara Peeta sendiri ditangkap ama Capitol dan beberapa kali di wawancarai untuk disiarin ke seluruh district dimana Peeta menghimbau supaya semua District mau nurut sama Capitol, ini yang membuat banyak yang berfikir bahwa Peeta adalah penghianat. Hanya Katniss yang percaya kalo Peeta ga berhianat, dia yakin Peeta di siksa oleh Capitol buat ngelawan dia. Sampai akhirny di akhir salah satu wawancara Peeta memberi warning kalo Capitol bakan nge bom district 13. Dan beneran dong Districk 13 di bom abis abisan sama Capitol.

Setelah insiden pengeboman, Katniss bersikeras menyuruh presiden Coin untuk menyelamatkan Peeta dan para pemenang lain ( Johana dan Anne). Selama upaya penyelamatan, Plutarct menyiarkan vidio Finnict yang tengah menceritakan semua kebusukan Capitol untuk mengalihkan perhatian Capitol. Tapi bencana baru terjadi setelah upaya penyelamatan. Peeta memang berhasil diselamatkan tapi justru malah menjadi bumerang bagi District 13. Peeta telah mengalami brain Washed. Jadi gimana donk nasip Katniss di district 13? dan bagaimana juga nasip Peeta?

Jujur ya sebenarnya aku ga berharap banyak ama film ini mengingat buku ke 3 The Hunger Games : Mockingjay ini adalah buku yang paling membosankan dibanding 2 buku sebelumnya. Berasa bosan aja baca bukunya yang isinya Cuma perang propo sama perang batin Katniss. Apalagi disini Katniss malah berubah jadi menye menye. Ga suka banget ama karakter Katniss yang sekarang. ( kalo pengen baca review bukunya, klik DISINI).

Awalnya uda yakin banget kalo filmny ga bakal se epic Cathing Fire, apalagi ini malah dibikin 2 part apa ga tambah bosen tu nontonnya.

Tapi ternyata…. GUA SALAH!!! Film Mockingjay yang berdurasi 2 jam berasa seru banget, malah menurut aku kurang lama deh durasinya. Ga berasa banget uda 2 jam aja.

Actionnya seru.. emosinya dapat banget. Bagian mengharukannya juga dapet. Ada adegan yang bikin ketawa juga. Pokoknya komplit. Jadi pengen cepet cepet nonton part 2 nya. Salut aku sama Francis Lawrence yang bisa bikin film ini jadi seru banget padahal bukunya malah ngebosenin.

Settingnya, special effectnya, music score nya juga semuanya bagus. Ga berlebihan tapi serba bagus.

Dan yang paling menonjol adalah acting pemainnya. J-Law ga usah diragukan lagi ya, ini orang emang jempolan banget kok, pandai banget memainkan ekspresi. Aku malah pernah baca artikel kalo penulisnya bilang ‘ Nothing go wrong with Jenifer Lawrence’ .


 Julian More yang jadi Presiden Coin juga bagus bangt. Si Donald Shuterland yang jadi presiden Snow juga makin keliatan bengisnya. Dan Liam Hemsworth juga di film ini perannya lebih banyak disorot dan aktingnya juga ga kaku lagi kayak 2 film sebelumnya.Dan apa cuma aku  yang ngerasa Gale disini jadi makin ganteng ( salah fokus)


Tapi yang mau  acungin jempol adalah actingnya mas Josh Hutcherson sebagai Peeta. Dapeet banget. Antara jadi orang yang di brain washed tapi kayaknya masih inget dikit ama Katniss, trus jadi orang abis disiksa sampe kurus banget, dan air mata itu .. bener bener bikin terenyuh. Aku acungi 4 jempol buat mas ganteng satu ini. 




Aku juga suka karakter Katniss di film, dia ga semenye menye di buku. Katniss ga berubah dari Katniss yang sebelumnya, wanita yang kuat dan mandiri. Pergolakan batinnya juga ga lebay kayak di buku. beneran deh benci banget ama Karakter Katniss di buku Mockingjay yang jadi mirip kaya Bella Swan. untung filmnya ga.
 

Setting tempatnya sumpah kece banget, District 13 keliatan keren banget jauh diluar ekpektasi saat membaca bukunya. Hutan tempat Katniss dan Gale berburu juga keren, adem banget kesannya.
Semua adegannya pas, ga ada kesan diulur ulur sama sekali. 



Adegan favorit ku saat Katniss menyenyikan lagu pohon gantung, trus disusul adegan pemberontakan pemberontakan di distric lain yang sampe menghancurkan pembangkit listrik itu keren banget. Dan beneran deh ga nyangka kalo lagu pohon gantung bisa sebagus itu, padahal waktu baca lirik di bukunya berasa kalo ini bakal jadi aneh bangt, tapi ternyata aku salah. Selain suara siulan khas burung Mockingjay sekarang The Hunger Games punya Pohon Gantung sebagai ost baru ni.

Selain adegan itu, adegan favorit lainnya adalah saat beberapa menit sebelum pengeboman distric 13. Berasa ikut ngerasain gimana paniknya Katniss dan para penghuni district 13 saat proses evakuasi.

Disamping semua kelebihan yang sudah aku sebutin tadi ada sih beberapa yang sedikit rancu. Pertama adalah perang propo ini sendiri. Memang sih perang ropaganda lewat media seperti ini memang ada, tapi tidak cukup efektif di dalam situasi film ini. Ini lagi perang lo, dan kok ya masih sempet sempetnya orang orang masih pada nonton TV, ingat lagi perang lo. Emang ada ya orang yang lagi perag terus kepikiran buat nonton TV.

Tapi Cuma dikit doang kok kekurangannya, yang lainnya bagus semua kok.
Jadi intinya … Hunger Games Mockingjay ini keren banget… jadi ga sabar nunggu part 2 nya rilis.

Nb. Semoga besok pas part 2 rilis pas aku belum hamil ya biar bisa nonton. Dan ga tahu kenapa ya aku selalu mikir kalo aku hamil pas Hunger Games rilis, padahal ga da hubungannya juga ya. Cuma takut aja ga bisa nonton gara gara hamil . lol.






Friday, 18 April 2014

DIVERGENT





Film yang diadaptasi dari bestseller novel karangan Veronica Roth ini diramalkan bakal jadi the next Hunger Game . Horay.. jadi nanti kalo The Hunger Game kelar masih ada film yang bisa di tunggu.

Ceritanya tentang masa depan dimana dunia uda ancur abis perang. Sebagian masyarakat yang tersisa tinggal di reruntuhan kota Chicago dan mereka terbagi menjadi 5 factions : Abnegation (suka menolong), Amity ( cinta damai), Candor ( mengutamakan kejujuran), Dauntless ( keberanian), dan Erudite (sang pemikir). Setiap anak yang berusia 16 tahun harus melalui ujian untuk menentukan dimana mereka lebih cocok masuk faction apa. Hasil test nya tentunya rahasiadan mereka bebas masuk faction mana. Tapi biasanya rata rata orang akan masuk faction dimana dia berasal.


Tris yang berasal dari faction Abnegation ternyata hasil test nya score nya sama untuk abnegation, dauntless, dan erudite. Orang yang hasil test scorenya sama untuk lebih dari 1 faction disebut Divergent . seorang Divergent haeus hati hati jangan sampe ada yang tahu, karena banyak yang ga suka ama Divergent karena mereka mengganggap Divergent akan membuat rusuh dan merusak tatanan yang ada.

Pada hari pemilihan faction, Tris milih masuk Dauntless, yang berarti dia harus rela meninggalakan orang tuanya. Itu bukan keputusan mudah bagi Tris menginga tCaleb( kaka Tris) juga meninggalakan orang tuanya dengan memilih faction Erudite.

Menjadi seorang Dautless tidak semudah yang Tris pikirkan, mereka harus mengikuti ujian inisiasi yang di pandu oleh Four. Sebagai transfer, Tris harus masuk ke jajaran 21 besar agar dapat diterima menjadi Dautless. Kalau gagal yang jadi factionless, semacam gelandangan gitu, orang yang ga diterima oleh keempat faction ( biasanya faction Abnegation masih mau menampung). Disinilah mulai terjadi persaingan sengit, beberapa transfer mulai berusaha menggagalkan Tris, termasul Al, teman Tris.


Diluar cerita tentang ujian inisiasi, faction Erudite yang dipimpin oleh Jeannie ( Kate Winslet) berencana untuk menyerang abnegation karena menurut mereka Marcus, pemimpin Abnegation dianggap sebagai pemimpin yang ga bener. Untuk menyerang Abnegation, Erudite meminta bantuan Dauntless untuk jadi serdadunya Erudite dengan cara memasukkan serum untuk menghipnotis para Dauntless agar mau menurut.  Tapi ternyata serum tersebut tidak bekerja untuk seorang Divergent, termasuk Tris dan Four.

Terus gimana nasip Tris selanjutnya, apa Tris dan Four akan ketahua? Lalu bagaimana nasip orang tua Tris serta warga Abnigation lainnya? Nonton aja sendiri donk ya.. hehehe.. 


Banyak yang bilang Divergent ini kea gabungan antara Harry Potter dan The Hunger Game.  Harry Potter bagus donk, Hunger Game bagus donk . berarti kalo di campur jadi bangus banget donk. Belum tentu.
Kelapa muda enak, jus jeruk juga enak, kalo jus jeruk dicampur kelapa muda jadinya enak banget kan. Tapi bagaimana kalo begini, soto madura enak, sushi juga enak. Tapi bagaiman jika sushi dicampur soto madura? Enak? Nikmati aja sendiri kalo aku sih ogah.
Nah divergent ini masuk kategor yang mana? Yang jus jeruk campur kelapa muda atau soto madura campur sushi? Beruntungnya kalao bagiku Divergent itu masuk kategori yang pertama.

Acting tokoh utamanya Shailene Woodley dan Theo James bagus banget, Asley Judd yang jadi mamanya Tris juga bagus actingnya, Kate Winslet ga usah lagi diragukan. 


Ini film yang full action. Dari segi Effect bagus banget, walau belum sekelas Hunger Game Cathing Fire, tapi bagus lah. Jauh banget kalo dibandingin ama Twilight series, hahaha ( maaf kalo terkesan aku merendahkan Twilight, tapi memang itu sih niatnya.)

Secara keseluruhan aku bias bilang kalo film ini keren banget, dari segi effect dan jalan cerita. Aku suka. Aku lega banget seengaggaknya setelah Hunger Game kelar ( btw HG tinggal Mockingjay aja kan ya) masih ada film yang akan aku tunggu sequelnya yaitu Divergent. Tapi entah kenapa kekerenan itu sedikit berkurang saat aku liat gambar tattoo di punggung Four.


Itu gambar mata kan? Oh Freemason ya?
Lalu di bawahnya, wuih ada pohon kehidupan ( yang juga muncul di MV MAMA EXO). Liat dua  simbol ini aja uda bikin aku sedikit lemes. Kenapa harus ada dua symbol ini sih? Tahu kan maksud aku apa? Yes illuminati again!

Setelah liat symbol ini aku jadi mikirin jalan cerita dari Divergent ini sendiri, memilah manusia menjadi beberapa golongan, pernyataan yang menyebut ; FRAKSI DIATAS KELUARGA’, Serta apa sebenarnya seorang Divergent itu sendiri.  Aku ngerasa di masa ini manusia hanya memiliki satu bakat dan satu sifat, seperti seorang Erudite hanya memiliki otak yang cemerlang tapi tidak memiliki kekuatan fisik, begitupun dengan Dountless yang hanya memiliki kekuatan fisik yang bagus tanpa memiliki otak yang encer. Sedang Divergent memiliki bakat dan sifat yang dimiliki lebih dari satu, missal pintar sekaligus kuat. Inilah yang ditakuti dari seorang Divergent, takut merusak tatanan, karena bias dibilang Divergent itu sempurna, membahayakan , dan patut dimusnakan.
Ada waktu dimana Jeannie berkata “ Kelemahan terbesar manusia adalah sifat humanisme, karena itu kami ingin menghancurkan sifat itu.”( aku menerjemahkan dalam bahasa aku sendiri, kurang lebih seperti itulah yang diucapakan Jeannie). Membunuh sifat kemanusiaan, siapa yang ingin melakukannya kalao bukan setan? Dari keseluruhan bias di lihat jika film ini banyak sekali unsur Illuminati di dalamnya. 

Oke lah, mungkin kita lebih baik mengabaikan unsure Illuminati yang terselip, toh Illumiati juga uda jadi tren kan sekarang.  Jadi abaiakan aja. Overall film ini aku rekomendasikan banget. Ga bakal kecewa deh nontonnya.



Friday, 7 February 2014

Cinta Sejati Ala The Hunger Game



Hunger Game lagi? Haha sepertinya aku benar benar sedang kejanduan Hunger Game. Maaf ya reader kalu aku jadi sering posting tentang Hunger Game. Satu hal ayng membuatku tertarik dari Hunger Game selain game mautnya tentu saja cinta segitiga Peeta-Katniss- Gale. Dan kali ini sekali lagi aku akan kembali membicarakan mengenai cinta segitiga ini ((semoga ga bosen ya) . sebelumnya aku juga pernah posting Cinta Segitiga The Hunger Game dan Twiloght di postingan ini



Katniss Everdeen adalah gadis tangguh yang sudah menjadi tulang punggung keluarga sejak usia dini. Dia juga sudah beberapa tahun dekat dengan Gale.  Gale adalah anak penambang batu bara yang cenderung nekat dan juga sangat mudah tersulut amarah. Lalu ada Peeta anak dari penjual roti yang termasuk dari keluarga berkecukupan, yang cenderung penakut.  Sejak awal Hunger Game dia sudah bertekad tidak akan mmebunuh siapapun, makanya waktu latihan daripada mempelajari cara untuk membunuh, Peeta lebih cenderung latihan untuk mempertahankan diri.



Logikanya, gadis manapun akan lebih memilih Gale daripada Peeta. Gale digambarkan memiliki tubuh atletis dan wajah yang sangat tampan. Gale juga pemberani. Dia dan Katniss sama sama melanggar aturan pemerintah dengan keluar dari pagar pembatas distrik hanya untuk berburuBerbeda dengan Peeta yang sejak awal tampil manis dan lemah .  Jadi secara kemampuan fisik Gale jauh lebih unggul dibading Peeta yang hanya pandai membuat dan menghias roti.



However, aku sendiri jauh menyukai Peeta. Peeta yang masih ingat warna baju dan kepang Katniss saat pertama betemu disekolah saat masih kanak kanak.
Peeta yang hafal gerak gerik dan kebiasaan Katniss

Peeta yang rela dipukuli orang tuanya hanya demi memberi roti pada Katniss saat Katniss kelaparan

Peeta yang berusaha menjadikan Katniss favorit penonton hanya supaya gadis itu mendapat banyak bantuan dari penonton dan terus bertahan hidup di arena Hunger Game.

Peeta yang setengah mati melawan Cato, tribute paling jago di Hunger Game, hingga mendapat luka di kakinya hanya agar Katniss bisa melarikan diri dari kejaran Cato yang sangat bernafsu membunuh Katniss.

Peeta yang lebih peduli pada keselamatan Katniss daripada dirinya, bahakan saat dia menjadi tawanan Capitol, Peeta tetap nekad membicorkan rencana serangan Capitol supaya Katniss dan sekutunya bersiap san waspada, dan tentu setelah itu Peeta harus rela disiksa habis habisan karena ulahnya itu.

Atau hal hal kecil lainnya, seperti Peeta memberikan jaketnya pada Katniss, atau sekedar memeluk dan membelai rambut Katniss saat dia ketakutan saat dihantui mimpi buruk.

Peeta memang tidak pandai bertarung, t dia hanya orang yang rela menjadi tameng untuk melindungi Katniss walaupun dirinya harus mendapat siksaan. Berbeda dengan Gale yang lebih suka melindungi dengan  cara melawan sekuat tenaga yang mana Gale memang punya kemampuan untuk melakukannya.


Dalam kehidupan nyata, gambaran seperti Hunget game memang sangat berlebihan. Jadi mari kita sederhakan. Ambil contoh ketika Katniss mengajari Peeta berenang saat Hunger Game. Dalam kehidupan nyata, mana yang kamu pilih.. cowok yang jago berenang seperti Gale atau cowok yang harus kamu ajari berenang seperti Peeta?

Jika hanya satu pertanyaaan tentu kalian pasti akan langsung menjawab Gale. Karena pada dasarnya wanita lebih menyukai lelaki yang jauh lebih hebat daripada dia.  Begitu juga aku . aku lebih meyukai lelaki yang jauh lebih hebat daripada aku, baik dari segi otaknya, kemampuan ( skill) ataupun penghasilannya. Bukannya matre tapi itu sudah kodratnya kali ya. Intinya secara naluri  cewek cenderung lebih suka pada cowok yang punya kemampuan jauh lebih baik daripada dia. Tapi mari kita lihat kenyataannya..

Aku punya temen cewek dia itu berani banget, salah satu cewek tangguh gitu lah. Tapi suaminya penakut banget. Bahkan apa apa yang ngurusin istrinya.  Aku juga sering liat banyak cewek cantik yang merried dengan cowok yang biasa biasa saja.

Kembali lagi ke Hunger Game, Katniss sangat sulit menentukan kemana cintanya berlabuh Peta atau Gale.di seri ketiga dikisahkan Peeta menjadi korban cuci otak Capitol. Peeta lupa pada Katniss, bahkan lupa cara mencintai Katniss. Otak Peeta ditanamkan ingatan-ingatan palsu yang membuat dia jadi membenci Katniss setengah mati. Saat sudah kembali ke tangan sekutu Katniss, ingatan Peeta berangsur membaik. Akan tetapi, Peeta tetap suka sulit membedakan… antara yang nyata dengan tidak nyata. Untuk mengatasinya, orang-orang memainkan sesi tanya-jawab. Si penanya akan menceritakan suatu hal, dan Peeta diminta menebak… apakah hal itu nyata atau tidak nyata? Peeta juga akan mengungkapkan isi pikirannya dan bertanya kepada orang lain, nyata atau tidak nyata? Strategi ini pula yang akhirnya berhasil menyembuhkan Peeta.

Saat Peeta baru saja pulih dari masalah ingatannya, Peeta bilang kepada Katniss bahwa dia ingat pernah rela dipukuli orang tuanya hanya demi memberikan sepotong roti untuk Katniss yang sedang kepalaran. Setelah mengingat hal tersebut, Peeta berkata, “Aku pasti sangat mencintaimu.”
“Memang,” jawab Katniss.
“Dan apakah kau mencintaiku?”
“Semua orang bilang aku mencintaimu. Semua orang bilang itu sebabnya Presiden Snow menyiksamu. Untuk menghancurkanku.”
“Itu bukan jawaban,” kata Peeta.

Ya, meskipun pembaca tahu, dan semua orang dalam kisah itu tahu tentang perasaan Katniss kepada Peeta, tetap saja Katniss tidak pernah mau mengakui perasaannya itu. Dari buku pertama hingga ke tiga dipenuhi keraguan Katniss akan hal itu. Sampai akhirnya, pada paragraf penutup di buku ke tiga, Katniss mengakui perasaannya itu. Berikut cuplikan pargraf yang aku maksud, satu paragraf yang paling aku sukai dari buku ini. (P.s.: beberapa kata aku EDIT supaya mudah dipahami oleh kalian yang tidak pernah mengikuti jalan cerita Hunger Games).

“Aku dan Peeta kembali bersama. Ada saat-saat ketika dia memegangi sandaran kursi sampai kilasan-kilasan ingatan palsu yang ada dalam benaknya lenyap. Aku masih bangun sambil menjerit-jerit karena mimpi buruk dengan mahluk mutan dan anak-anak yang hilang. Tapi lengan Peeta selalu ada untuk menghiburku. Hingga akhirnya bibirnya juga. Pada malam ketika aku merasakannya lagi – rasa lapar untuk terus menciumnya yang pernah menguasaiku di pantai arena Hunger Games – aku tahu memang ini yang akan terjadi. Bahwa yang kubutuhkan untuk bertahan hidup bukanlah api Gale, yang dikobarkan oleh kemarahan dan kebencian. Aku sendiri sudah punya banyak api dalam diriku. Yang kubutuhkan adalah bunga dandelion pada musim semi. Warna kuning cerah yang berarti kelahiran kembali, dan bukannya kehancuran. Janji bahwa hidup bisa berlanjut, tak peduli seburuk apa pun kami kehilangan. Bahwa hidup bisa menjadi baik lagi. Dan hanya Peeta yang bisa memberiku semua itu.”

Setelah paragraf itu, Peeta berbisik kepada Katniss, “Kau mencintaiku. Nyata atau tidak?”
Akhirnya, Katniss menjawab, “Nyata.”


Gale memang lebih kuat… dan lebih tampan. Tapi Peeta, hanya Peeta, yang bisa memberi Katniss rasa aman, serta hanya Peeta… yang bisa melengkapi kekurangan dalam diri Katniss.

Dalam kehidupan nyata, pada akhirnya, hanya itulah yang akan dicari oleh wanita dewasa dari laki-laki pilihannya: rasa aman untuk terus hidup bersama dengan dia. Laki-laki itu bisa jadi tidak lebih kaya, tidak lebih pintar, tidak lebih rupawan… tetapi, laki-laki itulah yang paling mampu memberikan rasa aman. Buat apa kita cari cowok pintar dan kaya… kalau dia tidak pernah mau berusaha untuk memperjuangkan keberadaan kita dalam hidupnya? Buat apa pula pintar dan kaya… kalau kita tidak yakin, dia akan selamanya mencintai kita dengan tulus dan apa adanya…

Aku nggak bilang the most wanted bachelor yang ganteng, pintar, dan kaya itu tidak layak jadi pendamping hidup. Itu kan tergantung orangnya… But the thing is… in fact, it’s not the most important consideration. Sekedar keren dan kaya raya saja tidak cukup. Make her feel safe, comfort, and feel like being sincerely loved, then she’s gonna be truly yours.